Deklarasi Damai Calon Kades Se-Kedungwaringin, Panitia Diminta Profesional dan Tak Terprovokasi

LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi — Enam desa di Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, memasuki tahapan penting Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Menjelang pesta demokrasi tingkat desa tersebut, seluruh calon kepala desa se-Kecamatan Kedungwaringin mengikuti Deklarasi Damai di Aula Kantor Kecamatan Kedungwaringin, Jumat (11/9/2026).

Deklarasi tersebut menjadi momentum untuk mempertegas komitmen bersama agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, tertib, damai, demokratis, serta menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.

Kegiatan dihadiri seluruh kandidat kepala desa dari enam desa peserta Pilkades serentak. Hadir pula jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kedungwaringin, para Plt. kepala desa se-Kecamatan Kedungwaringin, panitia Pilkades dari masing-masing desa, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para pendamping calon.

Camat Kedungwaringin, Maman Badru Zaman, memberikan apresiasi kepada seluruh calon yang telah mengikuti deklarasi damai. Ia menilai para kandidat merupakan putra-putri terbaik yang memiliki niat untuk mengabdikan diri dan membangun desa masing-masing.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh calon kepala desa. Tentunya, para calon ini merupakan putra-putri terbaik di Kecamatan Kedungwaringin yang memiliki niat untuk mengabdi dan membangun desanya masing-masing,” ujar Maman.

Namun, Maman menegaskan bahwa terciptanya Pilkades yang kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab para calon. Panitia sebagai penyelenggara juga dituntut menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan.

Ia mengingatkan panitia agar tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi mengganggu jalannya tahapan Pilkades.

“Untuk seluruh panitia, saya berharap dapat bekerja sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak lain yang dapat mengganggu kondusivitas pelaksanaan Pilkades,” tegasnya.

Menurut Maman, Pilkades merupakan pesta demokrasi masyarakat desa yang harus dilaksanakan secara jujur dan adil. Karena itu, seluruh pihak diminta mengedepankan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan kelompok maupun kandidat.

“Mudah-mudahan Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Ini adalah pesta demokrasi, sehingga mari kita laksanakan secara jujur dan adil, dengan suasana bahagia, ceria, aman dan kondusif,” katanya.

Ia juga meminta seluruh elemen yang terlibat, mulai dari calon kepala desa, panitia, BPD, pemerintah desa, Forkopimcam hingga para pendukung masing-masing kandidat, memperkuat sinergitas dan komunikasi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah gesekan serta menjaga stabilitas selama tahapan Pilkades hingga proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Yang paling penting adalah kita terus meningkatkan sinergitas dan komunikasi. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kondusivitas, sehingga Pilkades di Kecamatan Kedungwaringin dapat berjalan aman, damai, tertib dan demokratis,” pungkasnya.

Deklarasi damai ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi komitmen nyata seluruh kandidat dan pihak terkait untuk menjaga jalannya demokrasi desa. Para calon diharapkan siap berkompetisi secara sehat, menghormati proses, menjaga persaudaraan, serta menerima hasil Pilkades sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, kemenangan dalam Pilkades tidak semata-mata diukur dari siapa yang memperoleh suara terbanyak, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga demokrasi tetap bermartabat dan kondusif bagi masyarakat Kedungwaringin.

Penulis: Hsm/Link Editor: Subur Djhon