LENTERAINFO.ONLINE | Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja turun langsung meninjau kondisi Jembatan CBL di Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Rabu (8/7/2026), menyusul viralnya informasi yang menyebut jembatan tersebut mengalami kerusakan parah hingga warga disebut melakukan patungan sebesar Rp10 juta untuk biaya perbaikan.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati didampingi Asisten Daerah I, II, dan III, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, jajaran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Camat Cibitung, serta Inspektur IV pada Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri), Dwi Budi Wahyuningsih.
Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial, tetapi memilih melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Hari ini kami datang langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya. Setelah kami lihat, ternyata kondisi jembatan tidak separah yang diberitakan. Secara umum masih dalam keadaan baik dan tetap bisa digunakan oleh masyarakat,” ujar Asep di lokasi.
Meski demikian, ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bekasi tetap berkomitmen melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan, termasuk jalan-jalan berlubang yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Insyaallah dalam waktu dekat, jalan-jalan yang memang perlu diperbaiki akan segera kami tangani. Saat ini kami sedang melakukan penyesuaian harga pekerjaan karena adanya kenaikan harga BBM yang berdampak pada meningkatnya harga material konstruksi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asep juga menyampaikan apresiasi kepada tim Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri yang turun langsung melakukan pemantauan sebagai tindak lanjut atas informasi yang sempat menjadi perhatian publik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Irban yang telah hadir. Beliau mendapat penugasan dari Bapak Irjen atas arahan Bapak Menteri Dalam Negeri untuk melihat langsung kondisi di lapangan sebagai tindak lanjut dari informasi yang sempat viral,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap masyarakat tetap menyampaikan informasi secara objektif, berimbang, dan berdasarkan kondisi faktual di lapangan. Pemerintah juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada pemerintah daerah untuk melakukan penanganan infrastruktur secara bertahap sesuai skala prioritas, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran daerah.
Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memastikan setiap informasi yang berkembang dapat ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur, tetap menjadi prioritas utama.






