LENTERAINFO.ONLINE | Bekasi – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Pemerintah Desa Ciantra menggelar Turnamen Sepak Bola Piala Kadestra Bang Bullé Season 7 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut momentum kemerdekaan.
Puncak kompetisi berlangsung melalui grand final pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Lapangan Desa Ciantra. Pertandingan tersebut menjadi penutup rangkaian turnamen yang mempertemukan sejumlah tim perwakilan RW di wilayah Desa Ciantra.
Mengusung semangat “Sportivitas, Persaudaraan, Kebersamaan”, turnamen tidak sekadar menjadi ajang perebutan prestasi di lapangan hijau. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
Dalam partai final, RW 004 berhasil meraih Juara 1. Posisi Juara 2 ditempati RW 012, sedangkan RW 001 meraih Juara 3 dan RW 008 sebagai Juara 4.
Tidak berhenti pada pertandingan sepak bola, Pemerintah Desa Ciantra juga menambah kemeriahan perayaan dengan menyediakan berbagai doorprize untuk masyarakat yang diundi pada penghujung kegiatan.
Hadiah yang disiapkan cukup beragam, di antaranya lima ekor kambing, dua unit TV LED, satu kulkas, dua kipas angin, dua magic com, dua dispenser, satu mesin cuci, dua setrika, dua blender, serta satu unit sepeda.
Kepala Desa Ciantra, Mulyadi Fernando, S.E., atau yang akrab disapa Bang Bullé, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Turnamen Piala Kadestra Bang Bullé Season 7 dengan lancar.
“Alhamdulillah dari awal sampai akhir kita berjalan dengan mulus dalam acara turnamen sepak bola ini. Ini sudah acara yang ketujuh, sesi yang ketujuh, alhamdulillah bisa terselenggara,” ujar Mulyadi Fernando.
Menurut Bang Bullé, turnamen tersebut merupakan bagian dari program yang terus didorong selama dirinya memimpin Desa Ciantra. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai kegiatan positif masyarakat, khususnya di bidang olahraga dan kemasyarakatan.
“Ini adalah program saya selaku kepala desa. Kegiatan ini akan terus berjalan. Intinya, selagi saya masih memimpin sebagai Kepala Desa Ciantra, bahkan ketika nanti tidak memimpin pun, insyaallah dengan kegiatan yang ada di Desa Ciantra, saya akan support terus,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan desa sekaligus menjaga keamanan dan kondusivitas selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, kompetisi harus tetap mengedepankan sportivitas dan tidak boleh berubah menjadi sumber perselisihan antarwarga.
“Saya butuh dukungan kalian, dan saya juga ingin kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan. Ini acara untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan olahraga, khususnya turnamen sepak bola,” ungkapnya.
Bang Bullé turut memberikan penekanan kepada seluruh peserta maupun pendukung agar menjaga sikap selama pertandingan. Ia tidak ingin kompetisi yang semestinya menjadi hiburan masyarakat justru berujung pada keributan.
“Saya tidak mau terjadi hal-hal yang ribut, tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan. Selama ini pertandingan berjalan lancar, dan saya berharap sampai selesai tetap seperti itu. Ini adalah turnamen yang sangat luar biasa,” tegasnya.
Berakhirnya grand final menandai selesainya Turnamen Piala Kadestra Bang Bullé Season 7. Namun, pesan yang dibawa dari kegiatan tersebut jauh lebih besar dari sekadar hasil pertandingan.
Turnamen diharapkan mampu melahirkan semangat kompetitif yang sehat sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga Desa Ciantra. Momentum HUT RI ke-81 pun dirayakan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, dengan olahraga sebagai medium untuk membangun kebersamaan.
Dengan semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan, Turnamen Piala Kadestra Bang Bullé Season 7 menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan yang positif, sehat, dan meriah di Desa Ciantra.






