LENTERAINFO.ONLINE | Karawang — Operasi penegakan hukum terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di Hotel Mahkota, Karawang, yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat kepolisian pada Rabu (03/12/2025), diwarnai sikap tidak kooperatif dari pihak manajemen hotel.
Dalam upaya menghimpun informasi di lokasi kejadian, sejumlah awak media mengaku mengalami hambatan. Permintaan konfirmasi yang diajukan kepada manajemen hotel tidak mendapatkan respons memadai, sementara beberapa pegawai disebutkan memberikan tanggapan bernada tidak sopan.
“Saat kami hanya menanyakan informasi dan kronologi kejadian, tanggapan yang kami terima justru bernada kasar dan tidak menghargai tugas jurnalistik,” ujar salah satu wartawan yang meliput di lokasi.
Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, terutama dalam penanganan kasus yang memiliki sensitivitas tinggi seperti perkara narkotika. Media memandang bahwa pihak hotel seharusnya memberikan penjelasan awal atau merujuk jurnalis kepada pihak berwenang untuk menghindari potensi kesalahpahaman.
Hingga berita ini dirilis, BNN maupun pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hasil operasi tersebut. Publik masih menantikan penjelasan terkait temuan serta langkah penanganan lebih lanjut.
Keterbukaan informasi merupakan unsur penting dalam menjaga transparansi penegakan hukum serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi terkait.
Oleh sebab itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat menunjukkan sikap kooperatif, profesional, dan menghormati tugas jurnalistik berdasarkan ketentuan undang-undang dan etika yang berlaku.






