Dua Tahun AKPERSI: Bukan Sekadar Bertambah Usia, Tapi Membuktikan Kepedulian Lewat Aksi Nyata

LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bogor — Dua tahun perjalanan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI) tidak dirayakan dengan kemeriahan semata. Di tengah momentum Anniversary ke-2, AKPERSI justru memilih turun langsung ke tengah masyarakat melalui gerakan sosial yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia, Kamis (6/8/2026).

Bagi AKPERSI, bertambahnya usia organisasi bukan sekadar angka dalam kalender. Dua tahun perjalanan harus menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana keberadaan organisasi benar-benar memberi arti dan manfaat bagi masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan jajaran DPD dan DPC AKPERSI di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satunya berlangsung di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Hasanah, Kampung Teluk Haur, Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan jajaran DPD AKPERSI Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari rangkaian Anniversary ke-2 DPP AKPERSI.

Kehadiran keluarga besar AKPERSI di lingkungan pondok pesantren menjadi simbol bahwa organisasi pers tidak semestinya hanya hadir melalui pemberitaan, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata.

Gerakan sosial tersebut tidak berhenti di Jawa Barat. DPD dan DPC AKPERSI di berbagai wilayah Indonesia turut bergerak dengan bentuk kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat masing-masing.

Dari daerah ke daerah, pesan yang dibawa sama: pers harus dekat dengan masyarakat, memahami persoalan masyarakat, dan sebisa mungkin ikut memberikan manfaat.

Rino Triyono: Anniversary Jangan Berhenti pada Seremoni

Ketua Umum DPP AKPERSI, Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., menegaskan bahwa Anniversary ke-2 AKPERSI tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial organisasi.

Menurutnya, usia dua tahun harus menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi terhadap perjalanan organisasi, termasuk bagaimana AKPERSI dapat memperkuat perannya di tengah masyarakat.

“Anniversary ke-2 AKPERSI bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum untuk melakukan refleksi, memperkuat soliditas organisasi, sekaligus memastikan keberadaan AKPERSI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rino.

Ia menegaskan, kegiatan sosial yang dilakukan secara serentak oleh jajaran DPD dan DPC merupakan bentuk nyata dari komitmen tersebut.

“Kami ingin Anniversary ke-2 ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar AKPERSI, tetapi juga oleh masyarakat. Karena itu, kami mendorong seluruh DPD dan DPC AKPERSI untuk bergerak bersama melakukan kegiatan sosial di wilayah masing-masing,” katanya.

Menurut Rino, organisasi pers memiliki tanggung jawab moral untuk tidak membangun jarak dengan masyarakat

Pers, kata dia, bukan hanya mengenai seberapa cepat sebuah informasi diberitakan, tetapi juga menyangkut keberanian untuk mendengar persoalan masyarakat dan mengambil bagian dalam kepentingan sosial

“Pers tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Kita harus hadir, mendengar, menyuarakan kepentingan masyarakat dan, ketika kita mampu, ikut memberikan solusi. Pers yang kuat bukan hanya dilihat dari seberapa banyak berita yang dihasilkan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah organisasi AKPERSI memasuki tahun ketiga: membangun insan pers yang tidak hanya aktif menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.

Dari Pusat hingga Daerah, AKPERSI Bergerak Bersama

Raagkaian bakti sosial Anniversary ke-2 juga menjadi gambaran soliditas internal AKPERSI.

Jajaran pengurus di berbagai daerah menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya bergerak ketika berada dalam satu forum, tetapi mampu menerjemahkan semangat kebersamaan menjadi aksi di wilayah masing-masing.

Rino memberikan apresiasi kepada seluruh DPD dan DPC yang telah mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Dari pusat sampai daerah, kita adalah satu keluarga besar. Terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah bergerak bersama. Semoga semangat kepedulian ini tidak berhenti pada Anniversary, tetapi menjadi budaya organisasi,” ungkapnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh jajaran AKPERSI agar momentum ulang tahun tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

Sebab, ukuran sebuah organisasi bukan hanya terletak pada seberapa besar acara yang mampu digelar, melainkan pada seberapa konsisten nilai dan komitmen organisasi diwujudkan dalam kehidupan nyata.

Anniversary ke-2 Digelar Sederhana, Tapi Sarat Makna

Selain kegiatan sosial, Anniversary ke-2 AKPERSI juga dirangkai dengan acara sederhana dan penuh kekeluargaan di Villa Deyosya, Tegalbato, Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DPP AKPERSI, DPD AKPERSI Provinsi Jawa Barat, DPD AKPERSI Provinsi Gorontalo, DPD AKPERSI Provinsi Sumatera Selatan, DPC AKPERSI Bogor, DPC AKPERSI Pohuwato, serta DPC AKPERSI Boalemo.

Tidak ada kemewahan yang menjadi tujuan utama. Pertemuan justru dikemas dalam suasana hangat dan kekeluargaan.

Silaturahmi antarpengurus dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Komunikasi diperkuat, kebersamaan dirawat, dan komitmen organisasi kembali diteguhkan.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat koordinasi antara pusat dan daerah dalam menghadapi perjalanan AKPERSI memasuki tahun ketiga.

Memasuki Tahun Ketiga, AKPERSI Dituntut Semakin Profesional

Dua tahun perjalanan telah dilewati. Namun, perjalanan AKPERSI belum selesai.

Memasuki tahun ketiga, tantangan organisasi justru semakin besar. Profesionalisme, integritas, kompetensi, serta kemampuan insan pers dalam menjaga kepercayaan publik menjadi pekerjaan yang harus terus diperkuat.

AKPERSI berkomitmen untuk terus membangun kelembagaan, meningkatkan profesionalisme insan pers, serta memperluas kontribusi sosial kepada masyarakat.

Bagi AKPERSI, kegiatan sosial dalam Anniversary ke-2 bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi titik awal untuk membangun budaya organisasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Sebab pers yang kehilangan kedekatan dengan masyarakat akan kehilangan salah satu kekuatan utamanya.

Sebaliknya, pers yang mampu hadir, mendengar, menyuarakan, sekaligus memberikan manfaat akan memiliki nilai lebih di tengah kehidupan sosial.

Dua tahun AKPERSI akhirnya bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi.

Lebih dari itu, dua tahun menjadi momentum pembuktian bahwa organisasi pers juga mampu bergerak, peduli, dan hadir memberikan manfaat.

Dari pusat hingga daerah, keluarga besar AKPERSI menegaskan satu komitmen: terus bergerak bersama, menjaga integritas, memperkuat profesionalisme, dan menjadikan pers sebagai bagian yang dekat dengan masyarakat.

Rilis DPP AKPERSI

Penulis: Jahari Editor: Redaksi