LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bogor – Dinamika yang terjadi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) belakangan ini, termasuk pengunduran diri Kepala Badan Intelijen Strategis (Ka Bais TNI), menuai sorotan positif dari kalangan aktivis mahasiswa dan pemuda.
Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor, M. Iqbal Ramadhan, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyikapi fenomena tersebut secara objektif sebagai bentuk integritas dan tanggung jawab institusi terhadap publik.
Menurutnya, langkah yang diambil oleh pimpinan TNI harus dimaknai sebagai upaya menjaga kehormatan organisasi.
“Kita perlu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI. Pengunduran diri tersebut adalah wujud nyata dari pertanggungjawaban moral dan profesionalisme yang patut dicontoh,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Jumat (27/3).
Iqbal juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi negatif yang berpotensi memecah belah bangsa atau menyudutkan institusi pertahanan negara. Ia menegaskan bahwa proses hukum yang sedang berjalan harus dikawal bersama dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
“Mari kita kawal proses hukum ini agar berjalan transparan, namun tetap jaga persatuan. Jangan biarkan ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memancing di air keruh. TNI yang kuat adalah fondasi bagi negara yang bermartabat,” tambahnya.
Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor, lanjut Iqbal, berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus pendukung tegaknya keadilan demi menjaga stabilitas nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menutup pernyataannya, Iqbal menegaskan bahwa pengunduran diri merupakan bentuk tanggung jawab tertinggi dalam menjaga marwah institusi.
“Pengunduran diri adalah puncak tertinggi dari sebuah tanggung jawab. Kita kawal proses hukumnya, kita jaga kehormatan institusinya, dan kita perkuat persatuan bangsa,” tegasnya.






