Proyek Normalisasi Kalibutek Disorot, Ki Jaga Kali Minta Masyarakat Awasi Pelaksanaan

LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi — Proyek normalisasi Kalibutek yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui BBWS Citarum mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, penyedia jasa PT. Tirta Indokarya disebut tidak memasang papan nama proyek maupun direksi keet di lokasi pekerjaan.

Proyek normalisasi tersebut berada di wilayah Kampung Pulo Glatik, Desa Cabangbungin hingga Jaya Bakti, melintasi sejumlah desa di antaranya Desa Sukaindah, Desa Sindang Sari, Desa Sindang Jaya, dan Desa Jaya Bakti, Kabupaten Bekasi.

Kondisi tersebut dinilai mencederai prinsip transparansi publik, terlebih proyek yang dibiayai negara itu merupakan proyek strategis pemerintah pusat.

Menanggapi hal itu, tokoh pemerhati lingkungan sungai yang dikenal dengan nama Ki Jaga Kali meminta seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pembangunan. Ia mengajak LSM, ormas, kelompok tani nelayan andalan (KTNA), GP3I, serta masyarakat sekitar agar aktif memonitor pelaksanaan proyek normalisasi tersebut.

“Ini momentum, jangan sampai nanti penyedia jasa mengerjakan dengan seadanya. Warga harus memastikan proyek ini berjalan sesuai spesifikasi dan tidak asal-asalan,” tegas Ki Jaga Kali.

Menurutnya, keberadaan papan informasi proyek merupakan bentuk keterbukaan kepada publik agar masyarakat mengetahui detail pekerjaan, mulai dari nilai anggaran, nama pelaksana, hingga jangka waktu pengerjaan.

Tidak dipasangnya papan informasi proyek juga kerap memunculkan dugaan pelanggaran terhadap prinsip keterbukaan informasi publik serta berpotensi menimbulkan kecurigaan adanya penyalahgunaan anggaran.

Masyarakat berharap pihak BBWS Citarum segera memberikan teguran kepada pelaksana proyek agar memasang papan informasi proyek secara terbuka dan mudah diakses publik, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pembangunan.

Penulis: Jahari Editor: Subur Djhon
Exit mobile version