Peresmian Jembatan Garuda Merah Putih Ditandai Gunting Pita, Wujud Sinergi TNI dan Masyarakat

LENTERAINFO.ONLINE | Bekasi – Jembatan Garuda Merah Putih yang berlokasi di Kampung Kobak Rengas RT 002/003, Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, resmi diresmikan pada Senin siang (29/06).

Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, aparat kepolisian, tenaga kesehatan, dan warga.

Acara peresmian dipimpin langsung oleh Kolonel Kav Nanak Yuliana, S.E., M.M., CHRMP, selaku Kasiter Korem 051/Wijayakarta (Wkt), didampingi Mayor Cke Ibrohim selaku Pasi Bhakti TNI Korem 051/Wkt.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapten Inf Sutikno (Danramil 11/Pebayuran), Aan Rohimat, S.Pd., M.IP (Kasi Trantib Kecamatan Pebayuran), AKP Iing Suhaeri, S.H., M.H (Kapolsek Pebayuran), Aiptu Abdurrahman (Kanit Intel Polsek Pebayuran), Personel Polsek Pebayuran, Jafar Sidiq (Sekretaris Desa Karangjaya), H. Adang (Kasi Kesejahteraan Desa Karangjaya), Landung (Kepala Dusun Desa Karangjaya), Rowi Naca (Ketua RT 002/003 Kobak Rengas), Anggota Koramil 11/Pebayuran, Babinsa se-Kecamatan Pebayuran, tenaga kesehatan dari Puskesmas Karangreja, serta masyarakat Kampung Kobak Rengas.

Prosesi peresmian diawali dengan pengguntingan pita oleh Kolonel Kav Nanak Yuliana, S.E., M.M., CHRMP sebagai tanda diresmikannya Jembatan Garuda Merah Putih. Setelah prosesi tersebut, rombongan bersama tamu undangan melakukan peninjauan langsung ke atas jembatan sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kolonel Kav Nanak Yuliana, S.E., M.M., CHRMP menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung masyarakat, tetapi juga menjadi simbol persatuan, gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun desa demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Mayor Cke Ibrohim menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang turut memberikan tenaga, dukungan, dan partisipasi selama proses pembangunan berlangsung.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat sebagai fasilitas umum yang memberikan manfaat jangka panjang.

“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah membantu dan mendukung terlaksananya pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini. Semoga kebersamaan dan semangat gotong royong seperti ini terus terpelihara dalam setiap kegiatan pembangunan di tengah masyarakat,” pungkas Mayor Cke Ibrohim.

Mewakili masyarakat Desa Karangjaya, H. Adang menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih menjadi harapan baru bagi warga karena akan mempermudah akses transportasi, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, pemerintah, dan seluruh pihak yang telah mewujudkan pembangunan jembatan ini. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat Desa Karangjaya, khususnya warga Kampung Kobak Rengas,” tuturnya.

Selain prosesi peresmian, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial bidang kesehatan yang diselenggarakan oleh tenaga medis dari Puskesmas Karangreja.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan. Kehadiran layanan kesehatan ini mendapat sambutan positif dari warga karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang hadir.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara TNI, Forkopimcam, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat.

Diharapkan, keberadaan Jembatan Garuda Merah Putih dapat menjadi sarana penunjang aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Desa Karangjaya menuju kemajuan yang lebih baik.

Penulis: Adam SaputraEditor: Redaksi
Exit mobile version