Idul Adha Penuh Makna, Masjid Al-Khoir Kampung Gandaria Tebar Kepedulian Lewat Penyembelihan 3 Sapi dan 5 Domba

LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi – Gema takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menggema di lingkungan Kampung Gandaria RT 002 RW 002, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026). Di tengah semangat kebersamaan dan nilai pengorbanan yang menjadi inti perayaan Idul Adha, pengurus serta panitia kurban Masjid Al-Khoir melaksanakan penyembelihan hewan kurban dengan penuh khidmat dan gotong royong.

Usai pelaksanaan Salat Idul Adha, warga mulai memadati area Masjid Al-Khoir. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika masyarakat dari berbagai kalangan bergotong royong membantu seluruh proses pelaksanaan kurban, mulai dari persiapan lokasi, penyembelihan hewan, pemotongan daging, hingga pendistribusian kepada warga yang berhak menerima.

Pelaksanaan kurban tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat solidaritas sosial dan kepedulian antar sesama masih terjaga kuat di tengah masyarakat.

Adapun panitia pelaksana kurban terdiri dari Muckson, Naidin, Tayim, Idin, Pandi, Darja, Amet, H. Parta Jilonk, Ujang, Hidayat Nuryadin, dan Sudata. Seluruh panitia bekerja dengan penuh tanggung jawab demi memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan syariat Islam.

Pada momentum Idul Adha tahun ini, panitia Masjid Al-Khoir menyembelih sebanyak 3 ekor sapi dan 5 ekor domba. Hewan kurban tersebut berasal dari para pekurban yang dengan tulus menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk ibadah dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban langsung didistribusikan kepada warga di lingkungan sekitar masjid. Pembagian dilakukan secara merata agar manfaat kurban benar-benar dapat dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.

Panitia menyampaikan bahwa ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, melainkan juga tentang menyembelih sifat egoisme, keserakahan, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia.

“Idul Adha mengajarkan arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Kurban bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga bentuk nyata berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ungkap salah satu panitia di sela kegiatan.

Dalam Islam, pelaksanaan kurban memiliki aturan dan waktu tertentu. Penyembelihan hewan kurban dimulai setelah pelaksanaan Salat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah dan berakhir pada Hari Tasyrik tanggal 11, 12, serta 13 Dzulhijjah. Penyembelihan di luar waktu tersebut tidak lagi dihitung sebagai ibadah kurban, melainkan sebatas sedekah biasa.

Hari Raya Idul Adha sendiri merupakan salah satu hari besar umat Islam yang memiliki makna mendalam tentang ketakwaan dan kepasrahan kepada Allah SWT. Perayaan ini tidak terlepas dari kisah agung Nabi Ibrahim a.s. yang diperintahkan Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail a.s., sebagai ujian keimanan.

Namun di balik kisah tersebut tersimpan pesan spiritual yang sangat kuat, yakni tentang keikhlasan melepaskan rasa kepemilikan terhadap sesuatu yang paling dicintai. Sebab pada hakikatnya, seluruh yang dimiliki manusia hanyalah titipan Allah SWT.

Nilai-nilai itulah yang terus diwariskan dalam setiap pelaksanaan Idul Adha. Tidak hanya menjadi simbol ibadah, kurban juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi antarwarga, serta membangun kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Khoir pun menjadi cerminan nyata bahwa budaya gotong royong dan kebersamaan masih hidup dan terjaga di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi.

Warga berharap momentum Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan semata, tetapi juga menjadi pengingat penting agar semangat berbagi, kepedulian sosial, dan persatuan terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis: Jahari Editor: Subur Djhon