LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Karawang — Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti kegiatan yang digelar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Karawang bersama Klub Jantung Sehat (KJS) Karangpawitan. Pada momentum senam terakhir di bulan Ramadan, para anggota menggelar sesi mushofahah atau saling bersalam-salaman sebagai bentuk silaturahmi dan saling memaafkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sejak pagi hari, puluhan anggota komunitas jantung sehat telah berkumpul untuk mengikuti senam bersama yang menjadi rutinitas mereka. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, semangat para peserta tetap terlihat tinggi. Mereka mengikuti setiap gerakan senam dengan penuh energi dan kebersamaan.
Kegiatan senam kali ini terasa berbeda dari biasanya. Selain menjadi ajang olahraga bersama, momen tersebut juga menjadi penutup aktivitas senam selama bulan Ramadan sebelum memasuki suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Usai senam, para anggota langsung berbaris dan saling bersalaman satu per satu. Dengan penuh kehangatan, mereka berjabat tangan sambil mengucapkan permohonan maaf lahir dan batin, menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu terasa.
Tak sedikit peserta yang tampak terharu saat bersalaman dengan sesama anggota. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya persaudaraan dalam komunitas yang selama ini rutin berkumpul untuk menjaga kesehatan melalui kegiatan senam jantung sehat.
Ketua Klub Yayasan Jantung Indonesia (YJI) sekaligus Ketua Klub Jantung Sehat (KJS) Kabupaten Karawang, dr. Dian H. Rahim, Sp.M, mengatakan bahwa kegiatan mushofahah ini sengaja digelar sebagai bagian dari tradisi menjelang Idul Fitri sekaligus menutup rangkaian kegiatan senam selama bulan Ramadan.
Menurutnya, meskipun aktivitas senam dilakukan secara lebih sederhana selama Ramadan, kebersamaan dan kekompakan para anggota tetap menjadi hal yang paling utama dalam komunitas jantung sehat.
“Ini adalah senam terakhir kami di bulan puasa. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, kami memanfaatkan momen ini untuk saling bersalaman dan bermaaf-maafan agar kebersamaan di komunitas jantung sehat tetap terjaga,” ujar dr. Dian.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Para anggota berharap setelah Ramadan berakhir, kegiatan senam jantung sehat dapat kembali berjalan seperti biasa dengan semangat baru, kebersamaan yang semakin erat, serta tubuh yang semakin sehat.






