LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Empat Lawang – Ketua Umum Forum Cakar Sriwijaya Sumsel, Gery Hari Wijaya, angkat bicara terkait kondisi banjir yang terus melanda wilayah Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.
Dalam keterangannya, Gery menilai Pemerintah Kabupaten Empat Lawang di bawah kepemimpinan Joncik Muhammad terkesan lamban dan tutup mata terhadap penderitaan masyarakat yang setiap saat dihantui rasa takut ketika hujan turun.
Menurutnya, bencana banjir yang terus berulang diduga kuat dipicu oleh maraknya aktivitas penebangan hutan dan penambangan emas yang tidak tertata, sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan dan terganggunya aliran sungai di wilayah tersebut.
“Banjir yang terus terjadi ini diduga kuat akibat maraknya penebangan hutan dan aktivitas penambangan emas yang tidak tertata sehingga merusak lingkungan dan aliran sungai. Pemerintah daerah jangan hanya diam melihat rakyat menderita,” tegas Gery Hari Wijaya.
Ia menegaskan bahwa upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak boleh mengorbankan keselamatan masyarakat. Menurutnya, kepentingan ekonomi dan keuntungan segelintir pihak tidak seharusnya membuat rakyat menjadi korban bencana setiap tahun.
Forum Cakar Sriwijaya Sumsel bahkan menilai kepemimpinan Joncik Muhammad gagal memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Pasemah Air Keruh yang selama ini terus terdampak banjir dan kerusakan lingkungan.
“Sebelum bencana ini memakan korban jiwa, pemerintah harus segera bertindak cepat dan serius. Jangan sampai rakyat menjadi korban akibat kelalaian dan lemahnya pengawasan pemerintah daerah,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Forum Cakar Sriwijaya Sumsel juga meminta Presiden Republik Indonesia melalui kementerian terkait untuk segera turun langsung ke lokasi bencana guna melihat kondisi masyarakat secara nyata dan mengambil langkah penanganan serius.
Menurut Gery, pemerintah pusat harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas penebangan hutan serta penambangan emas yang diduga menjadi faktor utama penyebab banjir di wilayah Kecamatan Pasemah Air Keruh.
“Kami meminta Presiden melalui kementerian pusat jangan tinggal diam. Turun langsung ke lokasi, lihat penderitaan masyarakat, dan segera ambil tindakan nyata sebelum bencana ini semakin parah dan memakan korban jiwa,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, Forum Cakar Sriwijaya Sumsel meminta Joncik Muhammad bertanggung jawab atas situasi yang terjadi dan mempertimbangkan mundur dari jabatannya apabila dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Forum Cakar Sriwijaya Sumsel mendesak agar:
Bupati Empat Lawang segera turun langsung menangani persoalan banjir di Kecamatan Pasemah Air Keruh.
Aktivitas penebangan hutan dan penambangan emas yang merusak lingkungan segera dihentikan dan ditertibkan.
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait segera turun tangan demi keselamatan masyarakat Kabupaten Empat Lawang.
“Sudah saatnya suara rakyat didengar. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat kerusakan lingkungan dan lemahnya penanganan pemerintah daerah,” tutup Gery Hari Wijaya.






