LENTERAINFO.ONLINE|JAKARTA – Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) resmi membekukan jabatan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKPERSI Kabupaten Bogor. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 002/SK/AKPERSI/DPP/IV/2026 yang ditetapkan di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Pembekuan jabatan dijatuhkan kepada S.Y selaku Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Bogor setelah melalui evaluasi internal organisasi. DPP menilai yang bersangkutan tidak menjalankan arahan dan instruksi organisasi, baik dari tingkat pusat maupun provinsi.
Selain itu, kondisi kepengurusan di tingkat DPC dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Minimnya realisasi program kerja serta tidak pernah dilaksanakannya rapat internal menjadi indikator lemahnya manajemen organisasi di daerah tersebut.
Ketua Umum DPP AKPERSI, Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., menegaskan bahwa keputusan ini diambil melalui mekanisme organisasi yang jelas dan terukur.
“Langkah pembekuan ini adalah bentuk penegakan disiplin organisasi. Kami tidak ingin roda organisasi berjalan tanpa arah dan melenceng dari AD/ART. Semua pengurus wajib tunduk pada aturan dan menjaga marwah profesi pers,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa DPP tidak akan mentolerir konflik internal yang berlarut-larut tanpa penyelesaian.
“Ketika konflik dibiarkan tanpa solusi, yang dirugikan bukan hanya organisasi, tetapi juga kepercayaan publik. Karena itu kami harus bertindak tegas dan terukur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD AKPERSI Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menyatakan bahwa keputusan pembekuan ini merupakan langkah strategis demi menjaga stabilitas organisasi di wilayah Jawa Barat.
“Kami di tingkat provinsi sudah beberapa kali melakukan pembinaan dan koordinasi. Namun, karena tidak ada perubahan signifikan, maka keputusan DPP ini menjadi langkah yang tepat demi keberlangsungan organisasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan profesionalisme dalam tubuh organisasi pers.
“Organisasi pers harus menjadi contoh dalam profesionalisme, termasuk dalam tata kelola internal. Ke depan, kami akan memastikan proses konsolidasi berjalan lebih baik,” imbuhnya.
DPP AKPERSI menyatakan bahwa pembekuan ini bersifat sementara hingga diterbitkannya surat keputusan kepengurusan baru. Dalam waktu dekat, DPP bersama DPD Jawa Barat akan melakukan langkah konsolidasi untuk menata kembali struktur organisasi di Kabupaten Bogor.
Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi organisasi secara optimal serta menjaga independensi dan integritas AKPERSI sebagai wadah insan pers di Indonesia.
