LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi – Antusiasme masyarakat mewarnai proses pendaftaran Layla Rizky, S.Sos sebagai Bakal Calon Kepala Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, dalam tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2026–2034, Sabtu (1/8/2026).
Sejak tiba di lokasi pendaftaran, Layla mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang secara sukarela mengiringi dan mengawal proses pendaftarannya. Kehadiran ratusan pendukung menjadi bukti besarnya harapan masyarakat terhadap figur yang dinilai siap membawa perubahan bagi Desa Bantarjaya.
Menariknya, Layla menegaskan bahwa dirinya tidak secara khusus mengundang massa untuk hadir. Menurutnya, dukungan yang mengalir merupakan bentuk kepercayaan dan ketulusan masyarakat yang datang atas kehendak sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Layla juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Pilkades Desa Bantarjaya yang dinilainya telah menjalankan tahapan pendaftaran secara tertib, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku.
“Saya menyampaikan apresiasi penuh atas kinerja Panitia Pilkades Desa Bantarjaya. Kami serahkan sepenuhnya seluruh proses kepada panitia. Saya yakin panitia menjunjung tinggi integritas dalam mengawal seluruh tahapan Pilkades ini,” ujar Layla.
Layla mengaku dirinya hanya mempersiapkan mental dan seluruh persyaratan administrasi untuk mengikuti proses pencalonan. Namun, besarnya dukungan masyarakat yang hadir di luar perkiraannya menjadi energi dan motivasi tersendiri baginya.
“Alhamdulillah saya cukup terkejut. Saya tidak mengundang banyak orang dan tidak memberi tahu banyak orang, tetapi ternyata banyak masyarakat yang datang dengan tulus, ikhlas, dan penuh ridho mengawal proses pendaftaran saya. Saya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan,” katanya.
Mengenai visi dan program kerja, Layla memilih belum mengumumkannya kepada publik. Ia menilai, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memetakan berbagai persoalan yang dihadapi Desa Bantarjaya agar program pembangunan yang disusun benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, membangun desa tidak cukup hanya dengan janji politik, melainkan harus diawali dengan memahami kondisi riil di lapangan sehingga kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.
“Saya belum menyampaikan program secara rinci. Yang pasti saya akan mengkaji terlebih dahulu berbagai persoalan yang ada di Desa Bantarjaya. Jika masyarakat memberikan amanah kepada saya, saya berkomitmen membangun desa dengan pemerintahan yang amanah, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” tutupnya.
Dengan resmi mendaftarnya Layla Rizky sebagai bakal calon kepala desa, kontestasi Pilkades Bantarjaya periode 2026–2034 diperkirakan akan berlangsung dinamis. Dukungan masyarakat yang terlihat sejak hari pendaftaran menjadi salah satu indikator tingginya partisipasi warga dalam menentukan arah kepemimpinan Desa Bantarjaya untuk delapan tahun ke depan.
