LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi — Warga Kampung Ceger, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan keberadaan kandang kambing yang berdiri di tengah permukiman padat penduduk. Aroma menyengat dari kotoran ternak tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga, terutama saat cuaca panas dan musim penghujan, Jumat (20/2/2026).
Menurut keterangan sejumlah warga, persoalan ini telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas. Bau tak sedap disebut semakin terasa menyengat ketika hujan turun atau terik matahari menyengat, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat sekitar.
“Kondisi ini sudah lama terjadi. Kalau siang panas atau habis hujan, baunya makin menyengat. Kami khawatir berdampak pada kesehatan anak-anak dan orang tua,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga menilai keberadaan kandang ternak di lingkungan padat seharusnya memperhatikan aspek kebersihan, sanitasi, serta ketertiban umum. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi tersebut dikhawatirkan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan konflik sosial apabila tidak segera ditangani.
Menanggapi keluhan tersebut, Camat Sukatani saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyarankan agar laporan disampaikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi.
“Silakan laporkan saja ke Satpol PP Kabupaten Bekasi, Bang,” ujarnya singkat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan mengambil langkah tegas sesuai peraturan yang berlaku. Mereka menginginkan solusi yang bijak dan adil agar lingkungan Kampung Ceger tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.






