LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi – Penjabat (Pj) Kepala Desa Bantarsari, Iman Sahroni, langsung tancap gas menjalankan roda pemerintahan desa. Sehari setelah resmi menjalankan tugas, Iman menggelar Rapat Mingguan (Minggon) perdana bersama seluruh jajaran aparatur Desa Bantarsari di Aula Kantor Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026).
Minggon perdana tersebut dihadiri Sekretaris Desa, Kaur, Kasi, Kepala Dusun, RT/RW, BPD, serta staf Desa Bantarsari. Pertemuan ini menjadi momentum awal bagi Iman untuk melakukan konsolidasi internal sekaligus menyatukan langkah seluruh aparatur dalam memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan efektif selama masa penjabat.
Dalam arahannya, Iman Sahroni menegaskan bahwa disiplin aparatur dan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas utama.
“Pertama, saya minta disiplin aparatur ditingkatkan. Jam pelayanan harus on time. Kantor desa harus bersih dan pelayanan kepada warga harus ramah dan cepat. Kita adalah pelayan masyarakat,” tegas Iman.
Tak hanya soal kedisiplinan, Iman juga memberikan perhatian serius terhadap kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan. Para Kepala Dusun serta RT/RW diminta kembali menghidupkan budaya gotong royong dan memastikan lingkungan Desa Bantarsari tetap aman, bersih, tertib, serta kondusif.
“Kebersihan kantor dan lingkungan harus jadi prioritas. Saya minta jadwal piket dan Jumat Bersih kembali diaktifkan,” ujarnya.
Poin penting lainnya yang menjadi perhatian Iman adalah menjaga kondusivitas Desa Bantarsari di tengah tahapan Pilkades. Ia meminta seluruh aparatur desa bersama masyarakat menjaga persatuan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai pemicu perpecahan.
“Saya instruksikan seluruh aparatur untuk menjaga Bantarsari tetap aman, damai, dan kondusif. Siapapun Kades terpilih nanti, kita dukung bersama,” tandasnya.
Dalam rapat tersebut, jajaran pemerintahan desa juga membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi pelayanan administrasi masyarakat, persiapan laporan keuangan desa, hingga penyusunan program kerja jangka pendek selama masa jabatan penjabat kepala desa.
Iman menegaskan, konsolidasi internal bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi bagian penting untuk memastikan pemerintahan desa tetap berjalan profesional dan tidak kehilangan fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Para aparatur Desa Bantarsari menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan tugas Pj Kepala Desa dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan serta meningkatkan pelayanan publik.
Minggon perdana ini menjadi sinyal awal bahwa Pj Kades Iman Sahroni ingin membangun pemerintahan Desa Bantarsari yang lebih disiplin, solid, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan konsolidasi yang kuat dan dukungan seluruh aparatur, roda pemerintahan Desa Bantarsari diharapkan tetap berjalan optimal, sementara keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama.






