LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi — Ramadan tak sekadar menghadirkan ibadah, tetapi juga mengetuk sisi terdalam kemanusiaan. Di Desa Karangharum, Rabu (18/3/2026), momen suci itu menjelma menjadi pelukan hangat bagi anak-anak yatim dalam kegiatan santunan bertema “Berbagi Kebahagiaan”.
Di antara senyum polos dan mata yang berbinar, tersirat harapan yang tumbuh dari perhatian dan kasih sayang. Kehadiran Kepala Desa Karangharum, H. M. Rimansyah, A.Md., bersama Ketua TP-PKK, Hj. Putri Nurul Fajar, bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata bahwa pemerintah hadir dengan hati.
Kegiatan yang rutin digelar setiap Ramadan ini menjadi ruang pertemuan antara empati dan kebersamaan—di mana tangan yang memberi dan yang menerima saling menguatkan dalam ikatan kemanusiaan.
Dalam suasana yang khidmat namun penuh kehangatan, H. M. Rimansyah menyampaikan pesan yang menggugah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi dan mempererat persaudaraan.
“Sebagai manusia, kita tidak pernah luput dari salah dan khilaf. Atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Karangharum, saya mengucapkan Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang mau memperbaiki diri dan saling memaafkan,” tuturnya dengan penuh ketulusan.
Lebih dari sekadar santunan, kegiatan ini adalah cermin nilai luhur yang terus dijaga—bahwa kebahagiaan sejati lahir dari berbagi, dan kekuatan sebuah desa terletak pada kepeduliannya terhadap sesama.
Di Karangharum, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang menumbuhkan cinta, merawat empati, dan memastikan tak ada yang merasa sendiri dalam hangatnya kebersamaan.






