LENTERAINFO.ONLINE | Bekasi – Usai pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, jajaran kepolisian langsung melanjutkan kegiatan dengan aksi sosial berupa pembagian 500 paket sembako kepada peserta apel dari berbagai unsur masyarakat, Kamis (26/02).
Kegiatan ini menjadi simbol konkret bahwa penguatan keamanan lingkungan berjalan beriringan dengan kepedulian sosial aparat terhadap masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadan.
Apel siaga dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, dan diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur Satkamling, Satpam, Pokdar Kamtibmas, Senkom, FKPM, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online Kabupaten Bekasi, hingga gabungan organisasi kemasyarakatan.
Suasana apel berlangsung khidmat dan tertib. Usai amanat pimpinan apel, Kapolres secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada perwakilan Potensi Masyarakat (Potmas), sebelum kemudian dibagikan kepada seluruh peserta.
Momentum pembagian bantuan tersebut tidak sekadar bentuk dukungan sosial, melainkan juga apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kapolres menegaskan bahwa masyarakat merupakan mitra strategis kepolisian dalam upaya pencegahan gangguan keamanan. Peran aktif Satkamling dan Pokdar Kamtibmas dinilai krusial dalam memperkuat sistem deteksi dini di tingkat lingkungan.
Dalam amanatnya, pimpinan apel juga menyoroti dinamika sosial yang berkembang cepat, termasuk potensi provokasi dan penyebaran informasi menyesatkan di media sosial yang dapat memicu konflik horizontal.
Masyarakat diimbau untuk menjadi teladan dalam menaati aturan hukum, menolak penyebaran hoaks, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masing-masing.
Selain itu, warga diminta tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan melalui Bhabinkamtibmas setempat maupun Call Center 110 guna memastikan respons cepat dan terukur dari aparat kepolisian.
Apel siaga yang ditutup dengan pembagian sembako ini menjadi penegasan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kolaborasi aktif antara kepolisian dan masyarakat.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjaga Kabupaten Bekasi tetap aman, harmonis, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.






