LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Tanggerang – Pengurus Korps Indonesia Muda (KIM) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Konsolidasi Strategis di Sekretariat DPC Kabupaten Tangerang, Jalan Raya Kronjo–Balaraja, Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (9/11/2025).
Rapat tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menyatukan visi dan arah gerak ke depan, dengan membahas tiga agenda utama: penguatan struktur organisasi, pembentukan paralegal desa, dan peningkatan SDM melalui pelatihan wirausaha.
Acara ini turut dihadiri tiga perwakilan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) unggulan, yakni DPK Mekar Baru, DPK Kronjo, dan DPK Teluknaga.
Tiga Agenda Strategis DPC KIM Kabupaten Tangerang
1. Fondasi Kuat: Penataan Struktur dan Program Kerja 2026
Agenda pertama berfokus pada penataan dan penguatan struktur DPK sekaligus penyusunan program kerja tahun 2026. Langkah ini dianggap krusial agar setiap DPK memiliki fondasi organisasi yang solid dan arah kerja yang terukur untuk mendukung konsolidasi KIM di tingkat daerah.
2. Hukum Sampai ke Desa: Pembentukan Paralegal KIM
Sebagai wujud kepedulian terhadap akses hukum di tingkat akar rumput, KIM Kabupaten Tangerang menggagas pembentukan Paralegal Desa yang berasal dari kader internal. Para paralegal ini akan menjadi ujung tombak organisasi dalam memberikan edukasi dan pendampingan hukum dasar bagi masyarakat desa.
3. Kolaborasi dengan Disnaker: Siapkan SDM Unggul dan Mandiri
Agenda ketiga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui rencana kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Program pelatihan yang akan dijalankan pada 2026 meliputi bidang Barista, Las, Menjahit, Kewirausahaan, dan Otomotif, guna mencetak SDM produktif serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang.
Pesan Ketua DPC: Sinergi dan Tanggung Jawab Bersama
Ketua DPC KIM Kabupaten Tangerang, Rendy Zulfikri, dalam keterangannya menegaskan pentingnya kolaborasi antarstruktur.
“Saya berharap setiap Ketua Pancagiat dapat menjalankan tugas dan program kerjanya masing-masing dengan penuh tanggung jawab,” ujar Rendy kepada wartawan.
“Selain itu, saya juga mengimbau para Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) agar dapat bersinergi dengan pemerintah kecamatan masing-masing,” tambahnya.
Rapat konsolidasi tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang memperkuat semangat kebersamaan dan komitmen kolektif antara DPC dan seluruh DPK yang hadir. Para peserta sepakat untuk segera mengimplementasikan hasil rapat dalam bentuk program nyata pada tahun 2026 mendatang.






