LENTERAINFO.ONLINE | Bekasi — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan aparat kepolisian melalui langkah konkret di daerah pesisir. Jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan penebaran benih ikan dan penanaman komoditas pangan di wilayah tambak warga, tepatnya di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya, Dekananto Eko Purwono, didampingi Kapolres Metro Bekasi, Sumarni. Turut hadir sejumlah pejabat utama, mempertegas keseriusan institusi dalam mengawal program strategis nasional di sektor pangan.
Berlokasi di tambak milik warga, kegiatan difokuskan pada penguatan sektor perikanan dan peternakan berbasis masyarakat. Sebanyak 15.000 benih ikan bandeng dan 21.000 benih ikan mujair nila ditebar langsung ke tambak. Selain itu, bantuan produktif juga disalurkan berupa 1.000 ekor ayam petelur, 100 ekor kambing, 100 bibit pohon mangga, serta 8.000 bibit semangka.
Menurut Wakapolda, program ini merupakan implementasi langsung dari kebijakan pemerintah pusat yang mendorong keterlibatan lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Ia menekankan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada keamanan, tetapi juga sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat.
“Sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci. Program ini tidak hanya untuk ketahanan pangan, tetapi juga untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan program berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran. Ia menilai pendekatan kolaboratif seperti ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah pesisir yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.
Sementara itu, pemilik tambak, H. Zaini, menyambut positif dukungan tersebut. Ia optimistis hasil budidaya dari penebaran tahap kedua ini dapat dipanen dalam waktu 60 hingga 70 hari sesuai target yang telah ditetapkan.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga selesai. Inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan, sekaligus menjawab tantangan ekonomi di wilayah pesisir Kabupaten Bekasi.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk aktif menyampaikan keluhan dan informasi terkait keamanan dan ketertiban. Kepolisian membuka akses komunikasi langsung guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
