LENTERAINFO.ONLINE | Bogor, 29 September 2025 – Kunjungan kerja Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) Republik Indonesia ke DW FARM Parung Panjang, Kabupaten Bogor, berlangsung penuh makna meski Menteri EKRAF, Bapak Teuku Riefky Harsya, berhalangan hadir karena agenda mendesak. Kunjungan tersebut diwakili oleh Restog Krisna Kusuma (Staf Ahli Menteri), Andy Ruswar (Direktur Kuliner), dan Elisabeth (Direktur Fl-D1).
Agenda yang digelar di Jalan Raya Pintu Air, Desa Cibunar, Parung Panjang ini menjadi langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas, budaya, dan potensi lokal.
Penyambutan Penuh Kekhidmatan
Rombongan Kemenparekraf disambut hangat dengan tarian tradisional siswa SMP Negeri 01 Parung Panjang, dilanjutkan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Meski hujan deras mengguyur kawasan Parung Panjang sore itu, rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Dukungan Pemerintah dan Apresiasi Kemenparekraf
Camat Parung Panjang, Drs. Chaeruka Yudhyanto, M.Si, menegaskan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis desa. Sementara itu, Dimas Wikan Pramudhito, selaku pemilik DW FARM sekaligus penyelenggara acara, menyampaikan laporan perkembangan usaha dan kontribusinya bagi masyarakat sekitar.
Mewakili Menteri EKRAF, Restog Krisna Kusuma menekankan pentingnya penguatan usaha berbasis desa.
“Kegiatan usaha di lingkup desa dan kecamatan memiliki dampak langsung terhadap roda ekonomi daerah. Kementerian EKRAF sangat mengapresiasi DW FARM yang telah menghadirkan inovasi dan peluang usaha nyata bagi masyarakat. Ke depan, sinergi program akan terus diperkuat,” tegasnya.
Pameran Produk Unggulan DW FARM
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pameran produk-produk unggulan DW FARM, mulai dari alpukat mentega, jambu kristal merah, kelapa kopyor, pupuk organik, probiotik, ikan nila, peternakan domba-kambing, hingga aneka jus buah hasil budidaya kebun. Produk-produk tersebut menjadi bukti nyata potensi pertanian dan peternakan lokal yang mampu bersaing di pasar lebih luas.
Sinergi Lintas Stakeholder
Momen kebersamaan semakin terasa dengan penyerahan cinderamata plakat dari DW FARM kepada Kementerian EKRAF sebagai simbol kerja sama berkelanjutan. Acara juga dihadiri Kapolsek Parung Panjang, Bhabinsa, Bhabinmas, jajaran kepala desa, penggiat UMKM, hingga Kopi SAHHALA.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, memperkuat komitmen semua pihak untuk membangun ekonomi kreatif desa yang tangguh dan berdaya saing.
