LENTERAINFO.ONLINE | Kabupaten Karawang – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Komisariat Universitas Buana Perjuangan Karawang menggelar aksi sosial berbagi takjil di kawasan Alun‑Alun Karawang pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan tersebut menghadirkan suasana penuh kepedulian ketika puluhan mahasiswa turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat yang melintas.
Sejak sore hari, para mahasiswa tampak berdiri di sepanjang jalan sekitar alun-alun sambil menyapa pengendara motor, pejalan kaki, hingga warga yang sedang beraktivitas. Kehangatan dan semangat kebersamaan begitu terasa ketika satu per satu paket takjil diberikan kepada masyarakat yang tengah bersiap menjalankan ibadah berbuka puasa. Dalam waktu singkat, ratusan paket takjil yang disiapkan pun habis dibagikan.
Koordinator kegiatan, Jeje Zaenudin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat di bulan suci Ramadan. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral terhadap lingkungan sekitarnya.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya aktif dalam kegiatan akademik di kampus, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata. “Mahasiswa harus mampu menjadi bagian dari solusi sosial. Tidak cukup hanya berdiskusi di ruang kelas, tetapi juga turun langsung menyapa masyarakat,” ujarnya.
Usai membagikan takjil, para mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan menggelar buka puasa bersama masyarakat yang hidup di jalanan sekitar kawasan alun-alun. Para pemulung, pengamen, hingga pekerja informal yang biasa beraktivitas di kawasan tersebut diajak duduk bersama menikmati hidangan berbuka dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan.
Momen kebersamaan itu tampak begitu hangat ketika mahasiswa dan masyarakat jalanan duduk berdampingan tanpa sekat. Obrolan santai dan cerita kehidupan mengalir di antara mereka, menciptakan suasana kekeluargaan yang memperlihatkan nilai kemanusiaan yang begitu kuat di bulan Ramadan.
Aksi sosial mahasiswa ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara dan warga sekitar yang mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu menghadirkan kepedulian nyata kepada masyarakat kecil yang kerap luput dari perhatian.
Menutup kegiatan, Jeje berharap kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan.
“Mahasiswa tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga harus menghadirkan kepedulian nyata. Semoga kegiatan sederhana ini bisa memberi kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang hidup di jalanan,” tutupnya.
