LENTERAINFO.ONLINE | Bekasi — Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri langsung kegiatan “Lebaran Bekasi 2026” yang digelar di Saung Jajaka, Kampung Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Sabtu (4/4). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas antara unsur Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Bekasi.
Kehadiran Kapolres didampingi jajaran pejabat utama Polres Metro Bekasi, di antaranya Kasat Reskrim AKBP Jerico Lavian Chandra, Kabag Ops AKBP Alin Kuncoro, Kasat Samapta Abdul Rasyid, Kasat Intel Kompol Zaini Abdilah Zainuri, Kasi Propam Kompol Paninondang Marbun, serta Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, antara lain Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, Ketua DPRD Ade Sukron, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, Kajari Kabupaten Bekasi Semeru, Ketua Pengadilan Kabupaten Bekasi Faisal Akbaruddin Taqwa, serta Ketua FPK KH. Ahmad Ghufron.
Acara yang diselenggarakan oleh Ketua Umum Ormas Jajaka Nusantara Kabupaten Bekasi, H.K. Damin Sada, ini dihadiri lebih dari 500 undangan dari berbagai elemen, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, LSM, hingga insan media.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan tertib, diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan para tokoh, ceramah agama, hingga penyerahan piagam penghargaan kepada Kapolres Metro Bekasi atas keberhasilannya dalam menyelesaikan konflik bernuansa SARA terkait tempat ibadah di wilayah Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Sumarni menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan lintas elemen masyarakat sebagai fondasi utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Momentum Lebaran Bekasi ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat komunikasi yang harmonis antara aparat dan masyarakat. Stabilitas keamanan tidak dapat terwujud tanpa peran aktif seluruh elemen,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan wilayah merupakan hasil kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat secara luas.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, mencerminkan semangat persatuan dan nilai kearifan lokal yang terus dijaga dalam tradisi Lebaran Bekasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat semakin solid dalam menjaga toleransi, persatuan, dan stabilitas keamanan di Kabupaten Bekasi.
Sebagai bentuk keterbukaan pelayanan, masyarakat juga diimbau untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun informasi terkait keamanan secara langsung kepada pihak kepolisian melalui layanan yang tersedia.
