Atasi Krisis Air, Petani Karangjaya Lakukan Swadaya Bendung Kali Pembuangan

LENTERAINFO.ONLINE|Kabupaten Bekasi –Ancaman kekeringan yang melanda wilayah pertanian membuat para petani di Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi harus bergerak cepat. Selama beberapa hari terakhir, mereka melakukan giat swadaya pembendungan kali pembuangan yang berlokasi di Kobak Cina, RT 10/03 Dusun III Desa Sumbereja.

Dengan memanfaatkan alat eskalator milik Dinas Pertanian, para petani bahu-membahu mengatur aliran air agar bisa dialirkan ke sawah Karangjaya yang mulai mengalami kekeringan. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian bersama demi menjaga tanaman agar tidak terancam gagal panen.

Inisiatif dari Petani

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Karangjaya, Masan, menyampaikan bahwa kegiatan ini muncul dari kesadaran kolektif para petani.

 “Kami para petani bersepakat untuk bergotong royong mencari solusi. Dengan adanya alat eskalator ini, diharapkan kebutuhan air untuk mengairi sawah bisa tercukupi sehingga tanaman tidak gagal panen,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh petani sekaligus penggerak kegiatan, Yusup Supriadi, S.Pd, menegaskan bahwa keberadaan bendungan darurat di kali pembuangan menjadi penentu distribusi air menuju Karangjaya.

“Kami bergerak bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi demi keberlangsungan pertanian desa. Air adalah kebutuhan utama. Dengan kerja sama dan swadaya seperti ini, kami ingin membuktikan bahwa petani bisa mandiri dan saling menguatkan,” ungkap Yusup.

Harapan Akan Dukungan Pemerintah

Meski berhasil mengalirkan air untuk sementara, para petani menegaskan bahwa langkah swadaya ini tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang. Mereka berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera turun tangan memberikan solusi permanen.

“Kami para petani Desa Karangjaya berharap pada dinas terkait agar peduli dengan nasib para petani. Jangan sampai giat swadaya ini hanya menjadi solusi darurat. Kami butuh perhatian nyata agar ketahanan pangan tetap terjaga,” tegas perwakilan petani.

Respons Dinas Pertanian

Menanggapi kondisi tersebut, Hasan Basri, perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, menyampaikan apresiasi atas kekompakan para petani.

“Kami sangat mengapresiasi semangat swadaya yang dilakukan para petani Karangjaya. Dinas Pertanian akan berupaya mencari solusi permanen bersama instansi terkait agar distribusi air ke lahan pertanian bisa lebih terjamin,” jelas Hasan Basri.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan

Giat swadaya di Kobak Cina menjadi bukti nyata kekompakan petani Karangjaya dalam menghadapi krisis air. Selain memperlihatkan semangat gotong royong, aksi ini juga menjadi pengingat bahwa dukungan nyata dari pemerintah sangat dibutuhkan agar persoalan klasik seperti kekeringan tidak terus berulang setiap musim.

Penulis: Jahari Editor: Redaksi
Exit mobile version